islam

Posted By : Yusuf Mansyur

Dulu aku pernah berfikir, bahwa setiap
manusia pasti ingin memiliki seorang
kekasih. Kekasih yang akan terus
bersamanya, sehidup semati, dalam suka
maupun duka tak akan terpisahkan.
Sekarang, aku memilih amal sholeh sebagai kekasihku. Karena ternyata
hanya amal sholeh-lah yang akan terus
menemaniku, bersamaku, bahkan
menemaniku dalam kuburku, kemudian
amal sholehku pula lah yang
menemaniku menghadap Allah.

Dulu aku pernah berfikir, setiap manusia
pastilah punya goresan masalah dengan
manusia lain, sehingga wajar jika
manusia memiliki musuh masing-masing.
Sekarang aku memilih menjadikan setan
sebagai musuh utamaku, sehingga aku lebih memilih melepaskan kebencian,
dendam, rasa sakit hati, dan
permusuhanku dengan manusia lain.

Dulu aku pernah selalu kagum pada
manusia yang cerdas, dan manusia yang
berhasil dalam karir, atau kehidupan
duniawinya.
Sekarang aku mengganti kriteria
kekagumanku ketika aku menyadari bahwa manusia hebat dimata Allah,
adalah hanya manusia yang bertaqwa.
Manusia yang sanggup taat kepada
aturan main Allah dalam menjalankan
hidup dan kehidupannya.

Dulu aku akan marah dan merasa harga
diriku dijatuhkan, ketika orang lain
berlaku zhalim padaku, menggunjingkan
aku, menyakiti aku dengan kalimat
kalimat sindiran yang disengaja untuk
menyakitiku. Sekarang aku memilih utk bersyukur dan
berterima kasih, ketika meyakini bahwa
Allah tetapkan akan ada pemindahan
pahala dari mereka untukku, saat jika
aku mampu bersabar.
Dan aku memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia
hanyalah akan jatuh di mata Nya, ketika
dia rela menggadaikan dirinya untuk
mengikuti hasutan setan.

Dulu aku yakin, dengan hanya khatam Al
Qur’an berkali kali maka jiwaku akan
tercerahkan.
Sekarang aku memilih untuk mengerti
dan memaknai artinya dengan
menggunakan akalku, dengan mengaktifkan qolbuku dan
mengamalkannya dalam keseharianku,
maka pencerahan itu baru bisa aku
dapatkan.

Ketika aku harus memilih, bantu aku Yaa
Rabbi, untuk selalu memilih yang benar
dimata Mu….
dan bukan sekedar benar di mata makhluk-Mu saja.

Ijinkan dan mudahkan aku Yaa Rabb.
Sesungguhnya Engkaulah penggenggam
semua keputusan apapun di seluas alam semesta ini, Aamiin